1) apa yang dimaksud dengan sistem kendali...?
2) jelaskan keuntungan PLC di bandingkan dengan sistem konvensional...?
3) sebutkan peralatan input dan output PLC...?
4) carilah artikel mengenai PLC...:
-jenis PLC
-pengertian PLC
ANSWER
1) Sistem kendali atau sistem kontrol (control system)
adalah suatu alat (kumpulan alat) untuk mengendalikan, memerintah, dan
mengatur keadaan dari suatu sistem. Istilah sistem kendali ini dapat
dipraktekkan secara manual untuk mengendalikan stir mobil pada saat kita mengendarai/menyetir mobil kita, misalnya, dengan menggunakan prinsip loloh balik. Dalam sistem yang otomatis, alat semacam ini sering dipakai untuk peluru kendali sehingga peluru akan mencapai sasaran yang diinginkan. Banyak contoh lain dalam bidang industri / instrumentasi dan dalam kehidupan kita sehari-hari di mana sistem ini dipakai. alat pendingin (AC)
merupakan contoh yang banyak kita jumpai yang menggunakan prinsip
sistem kendali, karena suhu ruangan dapat dikendalikan sehingga ruangan
berada pada suhu yang kita inginkan.
2) PLC...
- Dibandingkan dengan sistem kontrol proses konvensional, jumlah kabel yang dibutuhkan bisa berkurang hingga 80%;
- PLC mengkonsumsi daya lebih rendah dibandingkan dengan sistem kontrol proses konvesional (berbasis relai);
- Fungsi diagnostik pada sebuah kontroler PLC membolehkan pendeteksian kesalahan yang mudah dan cepat;
- Perubahan pada urutan operasional atau proses atau aplikasi dapat dilakukan dengan mudah, hanya dengan melakukan perubahan atau penggantian program, baik melalui terminal konsol maupun komputer PC;
- Tidak membutuhkan spare part yang banyak;
- Lebih murah dibandingkan dengan sistem konvensional, khususnya dalam kasus penggunaan instrumen I/O yang cukup banyak dan fungsi operasional prosesnya cukup kompleks;
- Ketahanan PLC jauh lebih baik dibandingkan dengan relai auto-mekanik.
- Perlu kerja keras saat dilakukan pengkabelan;
- Kesulitan saat dilakukan penggantian dan/atau perubahan;
- Kesulitan saat dilakukan pelacakan kesalahan;
- Saat terjadi masalah, waktu tunggu tidak menentu dan biasanya lama.
3) alat" input dan output pada rangkaian PLC dan masih banyak lagi...jika di cari ya...hihi...:D
4) -jenis PLC
Saat ini ada bermacam-macam Jenis dan type PLC. Penggolongan PLC
tergantung dari brand nya masing masing. Biasanya penggolongan PLC
didasarkan pada kecepatan kemampuan melakukan proses data, misalkan di
komputer tergantung dari kecepatan processornya, yang didukung oleh
motherboard dan komponen lainnya. Begitu juga dalam PLC, kecepatan dalam
melakukan proses suatu perintah yang qt masukan dalam program
bermacam-macam. kecepatan ini juga mempengaruhi kapasitas maksimal input
dan output pada suatu PLC. Semakin banyak input ouput maka tingkatan
PLCnya semakin tinggi, begitu juga dengan harganya yang berbanding
lurus.
Hal ini menjadi pertimbangan qt dalam memilih PLC yang sesuai dengan
kebutuhan qt. Selain jumlah IO yang harus qt pertimbangkan adalah fungsi
dan besaran apa saja yang akan diolah oleh PLC. Seperti yang qt tahu
saat ini banyak fungsi yang bisa qt manfaatkan dari sebuah PLC. Dan
biasanya perangkat yang akan qt hubungkan mempengaruhi dalam pemilihan
type PLC. Misalnya PLC qt harus terhubung dengan sebuah touch screen,
inverter, motor servo, thermo control, atau dengan PLC lain serta bisa
komunikasi dengan menggunakan ethernet. Semakin banyak fungsi maka akan
semakin kompleks dalam pembuatan programnya.
Untuk PLC merk Omron penggolongannya bisa dilihat dari jenisnya yaitu
micro PLC, small PLC, dan large PLC. tetapi untuk merk lain lebih
variatif seperti halnya PLC Allen Bradley, ada micrologic, SLC, PLC 5,
Compactlogix, ControlLogix. Kalau di siemens bisa dilihat dari namanya
misalnya s5 dan s7 untuk yang terbaru. Jenis PLC ini mempengaruhi
software yang akan qt gunakan untuk membuat program, misalnya di omron
dengan CX Programmer. kalau di AB ada RS logix 500 dan RS logix 5000, di
mitsubishi dengan gx developer. Schneider dengan twido suite atau twido
soft.
Kalau dilihat dari hardware, PLC digolongkan menjadi dua yaitu Compact
dan Modular. Sesuai dengan namanya untuk jenis compact lebih mudahnya
adalah PLC yang tidak dapat ditambah IOnya, sedangkan untuk yang modular
bisa ditambah sampai kemampuan maksimal CPUnya.
Sebenarnya untuk tahap belajar ada jenis kontrol lain yang sama mirip
dengan PLC tetapi masih dibawah PLC tingkatannya, baik dari kecepatan
proses maupun jumlah IO. Yang dinamakan dengan Smart relay. Hampir semua
merk PLC juga mempunyai smart relaynya. misalnya di omron dengan zen,
schneider dengan zelio, siemens dengan logo, dan lain sebagainya. Dalam
pembuatan program smart relay lebih mudah dibandingkan pemograman dalam
PLC. Selain itu yang sudah pasti adalah harganya yang lebih rendah dari
PLC. Tetapi kalau untuk fungsi yang tidak begitu kompleks smart relay
adalah sebuah pilihan yang tepat.


