BLOK MESIN SELONJOR
Posisinya
mendatar terhadap tanah (horizontal), walaupun gag 180 derajat datar
seeh, tapi masih sedikit naik 5-10 derajat. Posisi ini punya keuntungan,
yakni :
1. Pelumas merata di seluruh bagian kerja mesin yang bergesekan.
Posisi
blok yang selonjor membuat oli di girbox mudah meluncur ke area kepala
silinder. Jadinya piston, katup, rocker arm dan kawan-kawannya lebih
cepat terlumasi.
2. Kerja pompa oli lebih ringan.
Ya
itu tadi karena posisi yang selonjor itu yang membuat oli jadi mudah
mengalir. Dan karena posisi selonjor ini, kerja pompa oli nggak
terpengaruh gravitasi bumi. Pada mesin silinder tegak, oli harus dipompa
naik ke kepala silinder yang letaknya lebih tinggi dari girbox, karena
lebih tinggi itulah pompa oli pada motor silinder tegak terkena pengaruh
gravitasi bumi, lebih berat jadinya.

3. Mudah melepas dan memasang silinder.
Karena
posisinya selonjor, melepas silinder tinggal tarik saja, tidak perlu
sampai mentok rangka atas seperti di motor silinder tegak.
4. Handling lebih ringan.
Itu
karena posisi blok dan head yang selonjor membuat titik pusat gravitasi
motor lebih rendah, sehingga motor gampang dibelokkan.
BLOK MESIN TEGAK
Posisinya
tegak lurus terhadap tanah (vertical), walaupun gag bener-bener 90
derajat tegak menjulang seeh, tapi masih sedikit miring 8-25 derajat.
Posisi ini punya keuntungan, yakni :
1. Torsi badak.
Dikatakan
begitu karena posisi piston yang tegak lurus dengan tanah, membuat
gerak naik turun piston lebih enteng karena dibantu gravitasi bumi,
jadinya lebih nendang torsinya. 2 ekor buah motor SOHC 4 klep 125 cc
berpendingin udara, yang satu silindernya selonjor, yang satu
silindernya tegak, walaupun torsinya sama-sama 13,2 N.m, tapi yang
mesinnya tegak torsi itu dicapai di rpm yang lebih rendah daripada yang
silindernya selonjor, karena dibantu gravitasi itu.
2. Bensin lebih irit.
Secara
teori sih gitu, karena gerak naik turun piston dibantu gravitasi,
jadinya putaran mesin lebih enteng, gag perlu pelintir gas dalam-dalam.
Irit deh bensinya.
3. Pelepasan panas lebih maksimal.
Mesin
4 tak, 2 tak ataupun diesel terdiri 2 bagian, yakni girbox dan silinder
(termasuk head dan bloknya). 2 bagian ini adalah bagian yang panas dan
butuh didinginkan. Pada mesin silinder tegak, pendinginan lebih maksimal
karena girbox tidak terhalang silinder, sehingga lebih sejuk.
4. Belok lebih stabil.
Tahu
nggak kenapa motor laki itu lebih stabil daripada motor bebek? Banyak
orang menjawab karena pake tangki, atau karena lebih berat. Itu nggak
salah, tapi ada satu lagi, yaitu karena silindernya tegak. Ketika
motorsport belok, maka silindernya akan ikut menekan suspensi tapi
tekanannya lembut, peristiwa ini membuat efek gaya sentrifugal, sehingga
cengkeraman roda meningkat, dan hasilnya motor stabil. Jadi motorsport
itu ketika belok dibantu oleh gaya sentrifugal dari silindernya. Motor
yang stabil itu emang enak, karena bebas ngepot, bebas oleng.
KEKURANGAN BLOK MESIN SELONJOR DAN TEGAK
BLOK MESIN SELONJOR
1.
Gesekan pada liner lebih tinggi. Pada silinder selonjor, gerakan piston
bukan naik-turun, tapi maju-mundur. Karena posisi dinding piston
sejajar dengan tanah, sehingga ketika piston bergerak maju - mundur,
gesekan liner bagian bawah dengan piston turut ditambah dengan tekanan
gravitasi bumi, sehingga gaya geseknya tinggi.
2.
Torsi kurang nendang. Itu karena posisi piston yang mendatar, gaya
gravitasi tidak membantu gerakan piston tapi malah menambah gaya gesek
piston dengan liner, sehingga gerakannya nggak selicin mesin tegak.
BLOK MESIN TEGAK
1. Ribet membongkar-pasang. Itu kalo dibandingkan dengan mesin selonjor. Karena tegak, head silinder sering mentok ke rangka atas, jadi musti lebih hati-hati pas ngelepasnya. Untuk motor yang rangkanya jenis diamond, seringkali sampe harus nyopot girbox juga. Di samping itu juga baut atau komponen kecil gampang nyemplung ke lubang crankase. Jadi butuh perhatian ekstra.
2.
Rada berat pas diajak nikung. Karena silindernya tegak, jadi tulang
tengah posisinya lebih tinggi dibanding tulang tengah pada motor bebek
yang silindernya selonjor. Posisi ini mengakibatkan titik pusat
gravitasi motor jadi lebih tinggi, sehingga efeknya motor rada berat
kalo diajak nikung.


0 Response to "Ciri-Ciri Posisi Blok Silinder"
Post a Comment